Latifah, Rika Nurul (2020) Asuhan Keperawatan Klien Yang Mengalami Infeksi Saluran Kemih (ISK) Dengan Masalah Hambatan Eliminasi Urine Studi Di RSUD Bangil Pasuruan. Diploma thesis, Stikes Insan Cendekia Medika Jombang.
Text
receipt KTI (Rika Nurul Latifah) NIM 171210032.pdf Download (275kB) |
|
Text
Presentase KTI (Rika Nurul Latifah) NIM 171210032.pdf Download (8MB) |
|
Text
artikel rika nurul latifah (171210032).pdf Download (238kB) |
|
Text
Receipt artikel rika n.l (171210032) .pdf Download (586kB) |
|
Text
persentasi Artikel rika nurul latifah (171210032).pdf Download (4MB) |
|
Text
KTI (Rika Nurul Latifah) NIM 171210032.pdf Download (19MB) |
|
Other (Generate index codes conversion from text to indexcodes)
indexcodes.txt Download (358B) |
|
Other (Generate index codes conversion from text to indexcodes)
indexcodes.txt Download (1kB) |
|
Other (Generate index codes conversion from text to indexcodes)
indexcodes.txt Download (10kB) |
|
Other (Generate index codes conversion from text to indexcodes)
indexcodes.txt Download (372B) |
|
Other (Generate index codes conversion from text to indexcodes)
indexcodes.txt Download (879B) |
|
Other (Generate index codes conversion from text to indexcodes)
indexcodes.txt Download (47kB) |
Abstract
Pendahuluan Hambatan eliminasi urine merupakan proses hilangnya cairan urine yang tidak terkendali berhubungan dengan distensi kandung kemih yang berlebihan. Tolak ukur karakteristiknya antara lain : nyeri saat berkemih, BAK sering, kemih keluar sedikit secara terus menerus, dorongan berkemih, nokturia, tidak mampu menahan urine, tidak mampu mengeluarkan urine. Tujuan penelitian adalah memenuhi nursing care pasien ISK dengan problem hambatan eliminasi urine. Penelitian ini menggunakan Metode deskriptif studi kasus. Subjek penelitian melibatkan 2 klien. Strategi pengumpulan data meliputi Tanya jawab, pengamata n dan pencatatan. Hasil studi kasus pada keduanya didapatkan satu diagnosa prioritas yaitu hambatan eliminasi urine berhubungan dengan penyakit multiple ketidakmampuan mengeluarkan urine secara tuntas. Setelah dilakukan tindakan selama 3 hari berturut-turut klien mampu berkemih dengan dipasang DC, Urine yang dikeluarkan perlahan tuntas, namun masih merasakan nyeri, untuk itu perawatan maupun pengobatan tetap dilanjutkan. Kesimpulan Hasil pemaparan pembahasan diatas terdapat perbedaan pencapaian keberhasilan akan tetapi problem hambatan eliminasi urine dapat teratasi bertahap hingga tuntas. Saran yang diberikan penulis terkait asuhan keperawatan, hambatan eliminasi urine, semoga menjadi media literature review jurnal ilmiah serta bahan referensi dalam proses pembelajaran khususnya bagi mahasiswa keperawatan. Kata kunci : Asuhan Keperawatan, Hambatan Eliminasi Urine
Item Type: | Thesis (Diploma) |
---|---|
Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
Divisions: | Program Studi > D3 Keperawatan |
Depositing User: | User1 |
Date Deposited: | 01 Sep 2020 14:46 |
Last Modified: | 11 Jan 2021 12:33 |
URI: | http://repository.itskesicme.ac.id/id/eprint/3708 |
Actions (login required)
View Item |