Pengaruh Puasa Sunnah Senin Kamis Terhadap Hitung Jenis Leukosit (Study di STIKes ICMe Jombang)

Afandi, Bagus Dwi (2017) Pengaruh Puasa Sunnah Senin Kamis Terhadap Hitung Jenis Leukosit (Study di STIKes ICMe Jombang). Diploma thesis, STIKES Insan Cendekia Medika Jombang.

[thumbnail of KTI BAGUS DWI AFANDI 141310007.pdf] Text
KTI BAGUS DWI AFANDI 141310007.pdf - Published Version

Download (1MB)
[thumbnail of Thumbnails conversion from text to thumbnail_lightbox] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_lightbox)
lightbox.jpg

Download (24kB)
[thumbnail of Thumbnails conversion from text to thumbnail_preview] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_preview)
preview.jpg

Download (12kB)
[thumbnail of Thumbnails conversion from text to thumbnail_medium] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_medium)
medium.jpg

Download (5kB)
[thumbnail of Thumbnails conversion from text to thumbnail_small] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_small)
small.jpg

Download (1kB)

Abstract

Pendahuluan: Puasa sunnah Senin Kamis merupakan puasa yang dilakukan pada hari senin dan kamis yang hukumnya sunnah. Banyak orang belum mengetahui manfaat kesehatan bagi tubuh manusia bila melakukan puasa tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui adakah pengaruh puasa sunnah senin kamis terhadap jumlah jenis leukosit. Metode: Penelitian ini bersifat analitik jenis cross sectional. Pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah sampel dengan kriteria usia antara 19 sampai 22 tahun, sehat, tidak menstruasi (bagi perempuan) dan tidak perokok yang berjumlah 25. Sampel yang diteliti berjumlah 10 sampel. Pengambilan sampel darah dilakukan sebanyak 2 kali, pengambilan darah sebelum dan sesudah puasa sunnah senin kamis. Setelah itu, dilakukan pemeriksaan hitung jenis leukosit. Hasil:Berdasarkan hasil pemeriksaan ini dilakukan uji normalitas dan uji T berpasangan.Sel basofil memiliki nilai p = 0,191 ( ditolak), sel eosinofil memiliki nilai p 0,007 ( diterima), sel neutrofil segmen memiliki nilai p = 0,000 maka ( diterima), sel neutrofil batang memiliki nilai p = 0,191 ( ditolak), sel limfosit memiliki nilai p = 0,000 ( diterima) dan sel monosit memiliki nilai p = 0,732 ( ditolak). Berdasarkan hipotesis yaitu Ho ditolak (tidak ada pengaruh) dan H1 diterima (ada pengaruh) dengan nilai p<0,05, artinya selisih rata-rata berbeda sehingga dapat dikatakan bahwa adanya pengaruh puasa sunnah senin kamis terhadap hitung jenis leukosit. Kesimpulan:Kesimpulan dari penelitian ini adalah adanya pengaruh puasa sunnah Senin Kamis terhadap hitung jenis leukosit. Pada sel eosinofil, neutrofil segmen dan limfosit. Diharapkan kepada masyarakat untuk melakukan puasa sunnah Senin Kamis karena dapat meningkatkan sistem imun dalam tubuh manusia. Kata kunci : Hitung jenis leukosit, puasa sunnah Senin Kamis, sistem imun

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: R Medicine > RH Health Analyst
Divisions: Program Studi > D3 Analis Kesehatan
Depositing User: Repository STIKES ICME Jombang
Date Deposited: 28 Aug 2018 11:51
Last Modified: 04 Jan 2021 12:26
URI: http://repository.itskesicme.ac.id/id/eprint/131

Actions (login required)

View Item View Item